Baru 7 bulan yang lalu aku konferensi di Jakarta, sekarang berangkat lagi konferensi masih di Jakarta juga, ini semua dilakukan demi kelancaran studi. Seperti biasa bangun lebih pagi dari ayam, Subuh sudah stay tune di Bandara naik Batik, sampe di Jakarta jam 7 kurang. Acara konferensinya di Hotel Aston Jakarta Selatan, kami sampai di sana jam 8 lewat. Presentasinya dimulai dari jam 1 sampai dengan selesai.
Pemandangan dari Lantai 26

Makan siang...

Presentasinya hanya 15 menit, dengan rincian 10 menit presentasi dan 5 menit tanya jawab. Saat aku presentasi tidak ada yang nanya, Alhamdulillah ya... sepertinya sudah jelas semua... makanya nggak ada yang nanya.... haha...
Sorenya ada coffee break, 3 macam penganan... ada pizza, ada semacam lasagna tapi telur bukan daging dan semacam campuran krim dan tepung pake kacang almond, nggak ngerti dan nggak tahu namanya, kalau kata Yulis salah satunya pizza lapis.... hehe...
Coffee break time...

Habis konferensi masih punya waktu keliling-keliling malamnya, karena pulang ke Palembang baru besoknya. Trus mau ngapain lagi,.... biasa!!... ke Sephora mau cari eye liner, sekalian mau nyobain MRT. Setelah searching, stasiun MRT yang paling dekat dari hotel adalah stasiun Cipete Raya. Kata mbak resepsionis naik busway saja ke stasiun Lebak Bulus, supaya dapat tempat duduk, karena Lebak Bulus stasiun terakhir, tapi jadinya malah menjauh. Ya udah karena nggak mau tambah lama ngabisin waktu, tetap mau naik dari stasiun Cipete Raya saja menuju ke Bundaran HI.
Naik gocar cuma Rp 6.000,- karena promo, kami sampai di stasiun Cipete Raya, di samping McD. Stasiunnya mulai menunjukkan suasana MRT... hehe... serasa seperti di Singapura dan Hong Kong... Memang tidak seramai Singapura dan Hong Kong yang orang-orangnya banyak dan berjalan cepat mengejar kereta, tapi sudah sangat bagus dan juga bersih....
Di Cipete Raya stasiunnya layang, sama seperti beberapa stasiun MRT Singapura yang di dekat Johor, sementara kami akan menuju ke stasiun Bundaran HI yang berada di bawah tanah. Bisa membeli kartu jelajah sekali jalan dengan saldo Rp 15.000,- yang bisa refund, tapi karena aku punya flazz BCA jadi tidak perlu repot beli kartu lagi. Menunggu kereta hanya beberapa menit sudah datang. Keretanya juga bagus dan bersih dan yang aku suka, pengumumannya pakai Bahasa Indonesia sebelum Bahasa Inggris... hehe... seneng ya Jakarta sudah sama seperti Singapura, Kuala Lumpur dan Bangkok... punya MRT.
Sampai di Bundaran HI kami akan ke Plaza Indonesia, ketika keluar aku baru sadar tempatnya sama seperti vlognya Patricia, dan Plaza Indonesia langsung kelihatan begitu keluar stasiun, sementara aku sudah kepalang menghidupkan google maps mau mulai mencari Plaza Indonesia. Di Plaza Indonesia tidak banyak keperluan, keliling sebentar, makan dan ke Sephora, kemudian balik lagi ke Hotel karena emang sudah capek bangun dari Subuh...
Kereta MRT Jakarta

Pulangnya pesawat Batik dari Bandara Halim Perdana Kusuma, aku baru kali ini naik pesawat dari Bandara Halim, bandaranya tidak terlalu besar dan jalan kaki menuju ke pesawat lumayan jauh. Di perjalanan saat film Shazam baru belum setengah ditonton, kira-kira sudah mau sampai ke Palembang, sudah tercium bau yang khas akhir-akhir ini yaitu asap. Oke... artinya Palembang sudah dekat. Pemandangan di jendela pun tidak jelas, baru terlihat pemandangan di luar saat sudah benar-benar memasuki landasan pesawat. Alhamdulillah pesawat berhasil mendarat dengan selamat. Next... kalau konferensi lagi, semoga bisa di luar Indonesia ya....
Mau nonton vlognya, ada di sini.
Mengenai Saya
- Annie Mardiani
- Palembang, Indonesia
- Hobi shopping, nonton film, dengerin musik, suka menulis dan membaca novel, serta gila travelling.
Search
Jalan-jalan
- Brunei Darussalam (3)
- Hong Kong (5)
- Indonesia-Bali (3)
- Indonesia-Bandung (1)
- Indonesia-Bangka (2)
- Indonesia-Batam (2)
- Indonesia-Belitung (1)
- Indonesia-Curup (1)
- Indonesia-Jakarta (9)
- Indonesia-Jambi (1)
- Indonesia-Lampung (5)
- Indonesia-Palembang (2)
- Indonesia-Surabaya (3)
- Indonesia-yogyakarta (3)
- Japan-Kyoto (3)
- Japan-Tokyo (6)
- Macau (3)
- Malaysia-Johor Bahru (3)
- Malaysia-Kuala Lumpur (23)
- Qatar - Doha (1)
- Saudi Arabia-Jeddah (5)
- Saudi Arabia-Mecca (8)
- Saudi Arabia-Medina (6)
- Singapore (13)
- South Korea-Seoul (13)
- Taiwan-Taipei (1)
- Thailand-Bangkok (3)
- Thailand-phuket (4)
- Turkiye - Istanbul (3)
- Uni Emirates Arab - Dubai (1)
- Vietnam-Ho Chi Minh (4)
Entri Populer
-
Pesawat Emirates dari Dubai menuju Istanbul lamanya 5 jam dan mendapat satu kali makan. Saya sangat suka interior pesawat yang ini, karena a...
-
Setelah kemarin kena demam menulis paper, akhirnya dari lima target yang direncanakan, aku berhasil menulis tiga. Antara emang aku yang bagu...
-
Dari sekian banyak perjalanan saya, perjalanan inilah yang paling nekat sekaligus paling mahal. Kenapa seperti itu? jadi ceritanya, semua te...
-
Baru balik dari outbond di Cisarua Bogor, hasil yang didapat adalah beberapa foto narsis, sekoper pakaian kotor, dan sepasang kaki yang peg...
-
Sekarang sudah Bulan November, banyak hal yang kuingat mengenai bulan ini. Bulan November itu identik dengan yang namanya hujan, pergi pagi ...
-
Mengerjakan segala sesuatu itu harus dengan niat, itu memang benar. Jika tidak, maka jangan harap apa yang kita inginkan dapat tercapai. T...
-
Hari terakhir sebelum pulang masih punya waktu beberapa jam, dan sudah bisa dipastikan, waktu sisa ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya deng...
-
Pagi-pagi setelah sarapan, sambil menunggu jam 9, kami foto-foto narsis dulu di kamar hotel. Pemandangan jendela kamarnya di kejauhan sediki...
-
Tanggal 23 Desember 2013 adalah saatnya kami untuk berangkat ke Kuala Lumpur. Bersama Rini, Rara dan Cheri janjian jam 3 di bandara. Karena ...
-
Setelah masa berlaku pasporku habis tahun lalu, aku selalu berharap perjalananku ke luar negri berikutnya adalah negara baru seperti Hongkon...
Diberdayakan oleh Blogger.
Posted by
Annie Mardiani
Minggu, 27 Oktober 2019
comments (0)
Labels:
Indonesia-Jakarta
Langganan:
Postingan (Atom)